Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) Kabupaten Sumbawa Junaidi. (Ist)
Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) Kabupaten Sumbawa Junaidi. (Ist)

NUSRAMEDIA.COM — Kabupaten Sumbawa mendapat bantuan pembangunan laboratorium di tiga Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) di Tahun 2023 ini. Bantuan tersebut bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian RI.

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) Kabupaten Sumbawa Junaidi mengatakan, laboratorium pemeriksaan hewan yang akan di bangun tersebut berada di Puskeswan Kecamatan Alas Barat, Puskeswan Labuhan Badas dan Puskeswan Empang.

Adapun total anggaran pembangunannya senilai Rp 11,5 miliar, lengkap dengan sarana dan prasana. “Kami sudah mengusulkan pembungan lab ini di 16 puskeswan yang ada di Sumbawa. Namun pusat menyetujui tiga saja, demikian dengan penempatan pembangunannya. Mungkin untuk mewakili wilayah timur, tengah dan barat,” ujarnya kepada wartawan.

Baca Juga:  Reformasi Layanan Kesehatan Berbuah Manis, NTB Sabet Penghargaan Kemendagri RI

Dalam prosesnya, saat ini sedang persiapan kelengkapan dokumen untuk selanjutnya dilakukan tender. Sehingga penyedia pemenang pembangunan laboritorium pemeriksaan hewan segera didapatkan. Menurutnya, pembangunan laboratorium ini nantinya akan sangat membantu masyarakat dalam melakukan pemeriksaan pada hewan.

Karena, baru ada satu saja laboratorium yang dimiliki dan berada di Kantor Disnakeswan Sumbawa. Selain itu, dengan laboratorium yang berada di tiga Puskeswan tersebut juga akan memudahkan dalam mengidentifikasi penyakit hewan lebih awal. Dimana seluruh Puskeswan di Kabupaten Sumbawa kini sudah memiliki dokter hewan.

Baca Juga:  Seluruh Kepala OPD Pemprov NTB Ikuti Retret di Korem 162/WB

“Harapannya, mudah-mudahan deteksi dini khususya penyakit yang bisa dilakukan pemeriksaan di situ bisa dengan segera mungkin diketahui. Kemudian juga dengan adanya lab ini bisa meningkakan kepercayaan publik ke teman-teman kita ini (dokter hewan di Puskeswan, red) bahwa pemeriksaan hewan tidak harus di kabupaten tapi bisa juga di Puskeswan. Percepatan pelayanann lah, contoh ternak keluar umpanya yang ke bima diompu tidak perlu jauh-jauh harus ke sini karena sudah ada di Empang nantinya,” pungkasnya. (red) 

Baca Juga:  Dewan Sudirsah Apresiasi Gebrakan Gubernur Iqbal Hadirkan Program Desa Berdaya