Kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI yang dirangkaikan dengan sarasehan kepemudaan digelar di Balai Desa Semamung, Kecamatan Moyo Hulu, Kabupaten Sumbawa. (Ist)

NUSRAMEDIA.COM — Kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI yang dirangkaikan dengan sarasehan kepemudaan digelar di Balai Desa Semamung, Kecamatan Moyo Hulu, Kabupaten Sumbawa, Minggu (21/12/2025).

Mengusung tema “Kepemudaan dan Masa Depan Sumbawa: Menapaki Ruang Kreatif, Ekonomi Baru, dan Kepemimpinan Sosial”, kegiatan ini diikuti oleh pelajar SMP – SMA, mahasiswa, serta kelompok pemuda dan karang taruna desa.

Acara yang berlangsung dalam suasana dialogis tersebut dibuka dengan peneguhan nilai kebangsaan melalui menyanyikan Lagu Indonesia Raya. Kehadiran peserta dari berbagai latar belakang pendidikan dan komunitas pemuda menunjukkan tingginya antusiasme generasi muda Sumbawa untuk terlibat dalam ruang diskusi kebangsaan dan pembangunan daerah.

Baca Juga:  Gubernur NTB Dorong Kemandirian Ekonomi Masjid

Wakil Ketua Badan Penganggaran MPR RI, H. Johan Rosihan, ST dalam pemaparannya menegaskan bahwa generasi muda, khususnya Gen Z, akan menjadi kelompok dominan dalam peta kepemimpinan dan demokrasi Indonesia ke depan.

Ia menyoroti perubahan pola interaksi anak muda yang kini banyak berlangsung di ruang digital, sehingga pemahaman terhadap nilai-nilai Pancasila dan konstitusi menjadi fondasi penting agar anak muda tetap kritis, beretika, dan berpihak pada persatuan.

Materi kepemimpinan pemuda disampaikan oleh Miftahul Arzak selaku Direktur MY Institute dengan pendekatan yang dekat dengan pengalaman peserta. Miftah menekankan bahwa kepemimpinan tidak selalu dimulai dari jabatan besar.

Baca Juga:  Tak Sekadar Investasi, DPRD Sumbawa Minta Kejelasan Skema Program Unggas Terintegrasi

Melainkan, sambung Miftah, dari kemampuan memimpin diri sendiri, berani mengambil peran di lingkungan sekitar, serta konsisten membawa nilai dalam setiap tindakan sosial.

Sesi berikutnya diisi oleh Devira Bunga Ayudya dari komunitas sosial dan peduli ekologi Lingkara yang memperkenalkan praktik kepemudaan berbasis aksi lingkungan.

Melalui pemaparan berbagai program yang telah dijalankan, peserta diajak melihat bahwa kontribusi pemuda dapat diwujudkan melalui kerja nyata, kolaborasi komunitas, dan keberpihakan pada isu-isu lokal yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Baca Juga:  Gubernur NTB Resmikan Jalan Simpang Poto Tano, Jalur Vital Logistik Sumbawa–Lombok Kembali Optimal

Kegiatan ditutup dengan diskusi interaktif yang memperlihatkan kegelisahan sekaligus harapan generasi muda terhadap masa depan daerah. Pertanyaan seputar kepemimpinan sosial, pengelolaan sampah, hingga tantangan belajar di era gawai mencerminkan kebutuhan ruang dialog yang sehat dan berkelanjutan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan nilai-nilai Empat Pilar MPR RI tidak hanya dipahami, tetapi juga dihidupi oleh generasi muda Sumbawa sebagai bekal membangun daerah dan bangsa. (*)