
NUSRAMEDIA.COM — Laju pertumbuhan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Sumbawa pada 2025 mencapai 1,24 persen, lebih tinggi dibandingkan Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) yang sebesar 1,19 persen.
Capaian ini menunjukkan pertumbuhan IPM Sumbawa kembali melampaui provinsi setelah mengalami perlambatan pada tahun sebelumnya.
Pertumbuhan IPM Kembali Menguat
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sumbawa, pertumbuhan IPM Sumbawa pada 2022 tercatat sebesar 1,27 persen, meningkat menjadi 1,37 persen pada 2023, kemudian melambat menjadi 0,95 persen pada 2024. Pada 2025, pertumbuhannya kembali menguat menjadi 1,24 persen.
Tiga Dimensi Utama Pembangunan Manusia
IPM merupakan indikator pembangunan manusia yang mencakup tiga dimensi utama, yakni kesehatan, pendidikan, dan standar hidup layak. Ketiganya menjadi gambaran penting untuk menilai perkembangan kualitas hidup masyarakat.
Penguatan Layanan dan Kesejahteraan Tetap Diperlukan
Peningkatan pertumbuhan IPM tersebut menjadi salah satu bahan evaluasi pembangunan daerah. Penguatan layanan kesehatan, peningkatan mutu pendidikan, serta perluasan kesejahteraan masyarakat tetap diperlukan agar kemajuan pembangunan dapat dirasakan secara lebih merata.
Meski menunjukkan perkembangan positif, laju pertumbuhan IPM perlu dilihat bersama indikator penyusunnya untuk memperoleh gambaran yang utuh mengenai capaian pembangunan manusia di Kabupaten Sumbawa.
Keterbukaan Data untuk Pembangunan yang Tepat Sasaran
Publikasi data ini juga menjadi bagian dari keterbukaan informasi publik, sehingga masyarakat dapat mengetahui perkembangan pembangunan daerah secara objektif.
Pemanfaatan data yang terukur diharapkan mendukung perencanaan dan evaluasi kebijakan yang lebih tepat sasaran demi mewujudkan Sumbawa Unggul, Maju dan Sejahtera. (*)













