PENDIDIKAN

Hadirkan Pembicara dari Australia, Pascasarjana UIN Mataram Gelar Internasional Guest Lecture

Pascasarjana UIN Mataram melalui Program Writing and Publication Center melaksanakan International Guest Lecture tentang How To Compose Excellent Research Proposal. (Ist)

NUSRAMEDIA.COM — Komitmen UIN Mataram untuk menjadi kelas internasional (world class university) dan memperluas jaringan internasional (networking) sebagai motivasi Pascasarjana UIN Mataram untuk melaksanakan agenda-agenda internasional.

Seperti pada Selasa (31/5) lalu, Pascasarjana UIN Mataram melalui Program Writing and Publication Center melaksanakan International Guest Lecture tentang How To Compose Excellent Research Proposal.

Yakni dengan keynote speaker Assoc. Prof. Dr. James Bennett peneliti dari Australia. Kegiatan dilaksanakan di Auditorium Kampus 1 UIN Mataram lantai II Gedung Akademik Pascasarjana.

Studium Generale kali ini, dihadiri Rektor UIN Mataram Prof. Dr. TGH. Masnun Tahir, M.Ag, Direktur Pascasarjana Prof. Dr. TGH. Fahrurrozi, M.A., Wakil Direktur Prof. Mohammad Abdun Nasir, M.Ag., MA., Ph.D.

Kemudian para Kaprodi, Sekprodi dan Para Dosen Pascasarjana UIN Mataram serta mahasiswa-mahasiswi S-2 dan S-3 Pascasarjana UIN Mataram untuk menambah wawasan dan perspektif mengenai cara menyusun proposal Penelitian yang baik.

Dalam sambutannya Prof. Dr. TGH. Fahrurrozi, M.A selaku Direktur Pascasarjana. Dikesempatan itu ia berterimakasih kepada Rektor ditengah kesibukannya yang begitu padat tetap memberikan atensi dan perhatian yang sangat besar kepada Pascasarjana UIN Mataram.

Secara khusus, Prof Fahrurrozi juga menyampaikan selamat datang serta ucapan terimakasih kepada pemateri Assoc. Prof. Dr. James Bennett yang datang jauh dari Australia untuk memberikan pencerahan kepada mahasiswa Pascasarjana UIN Mataram.

Ia juga menekankan pentingnya kegiatan guest lecture atau kuliah tamu dengan narasumber dari luar negeri. “Kuliah tamu dengan menghadirkan narasumber dari luar negeri tentu dapat menambah wawasan kita akan suatu topik,” katanya.

Baca Juga:  Jalur Prestasi "Dinolkan" Untuk PPDB 2024

“Ataupun kajian yang akan kita pelajari dari sudut pandang yang berbeda. Selain itu, hadirnya narasumber dari luar negeri juga akan menambah point positif terutama dalam mendongkrak akreditasi prodi maupun instansi,” imbuhnya.

Menurut dia, pascasarjana senantiasa menghadirkan dosen-dosen tamu dari luar negeri sehingga rugi bagi mahasiswa yang tidak hadir apalagi jarang ke kampus. “Man zāra jāmi’ah nāla nājihah, siapa yang rajin ke kampus niscaya jadi sukses,” tuturnya.

“Selain itu, pascasarjana akan terus berupaya menyelenggarakan kerjasama dengan universitas-universitas dari luar agar dapat meningkatkan mutu pendidikan dan akreditasi kita,” sambung Direktur Pascasarjana UIN Mataram ini.

Sementara itu, Rektor UIN Mataram Dr. TGH. Masnun Tahir secara resmi membuka kegiatan tersebut. Dikesempatan ini, Prof Masnun menyampaikan bahwa Assoc. Prof. Dr. James Bennett akan mengajak pihaknya mengeksplorasi tema tentang How To Compose Excellent Research Proposal.

Dimana menurut dia, merupakan tema dan materi yang sangat kontekstual dan yang akan memberikan pengayaan tentang penyusunan proposal yang tidak terbatas pada penelitian tugas akhir mahasiswa seperti tesis atau disertasi saja, namun lebih general termasuk untuk memberikan pengayaan kepada dosen dalam mengusulkan penelitian di Kementerian.

Ditegaskannya, bahwa hakikat atau ruh perguruan tinggi adalah penelitian. Dan penelian yang ideal tentunya mampu merespon persoalan manusia atas realitas kehidupan yang dihadapi hari ini, sehingga temuan dari sebuah penelian dapat memberikan solusi dan memiliki kebermanfaatan. Kesemuanya adalah bagian dari hifdz al-‘aql.

Baca Juga:  Jalur Prestasi "Dinolkan" Untuk PPDB 2024

“Kegiatan ini diharapkan mahasiswa program pascasarjana khususnya yang hadir dapat banyak pencerahan atas pengetahuan yang disampaikan oleh narasumber nantinya,” kata Rektor UIN Mataram yang dikenal santun dan ramah ini.

“Juga saya berharap Kegiatan semacam ini perlu dirilis kemudian dishare di media sosial dan dimuat di portal media berita online sebagai bentuk pertanggungjawaban intitusi kepada publik,” demikian Prof Masnun menambahkan.

Berikutnya penyampaian materi oleh Assoc. Prof. Dr. James Bennett dengan moderator Prof. Mohammad Abdun Nasir, M.Ag., MA., Ph.D. Mengawali pemaparannya dengan perkenalan bahwa pertama kali ke Indonesia pada tahun 1979. Ini dalam rangka menyelesaikan penelitian magisternya dan mahir berbahasa Indonesia.

Karena disertasinya tentang seni dan budya Indonesia. Dengan umurnya yang sudah mencapai 70-an tahun pingin terus banyak meneliti di Indonesia dan memberikan pengabdian untuk Indonesia.

Pada kesempatan sebagai guest lecture ini, James Bennett berbagi pengalaman terkait bagaimana pelaksanaan penelitiannya selama di Indonesia. Mulai dari menjelaskan tahapan-tahapan dalam memilih proposal riset, yaitu memilih fokus penelitian yang dapat diakses, menunjukkan ‘sensitivitas teoretis’ dalam pilihan fokus penelitian.

Termasuk memilih topik yang akan membawa ke wawasan yang lebih luas dalam pengembangan intelektual dan spiritual, memahami konteks penelitian yang diusulkan secara holistik, terakhir menyadari bias pribadi atau budaya dalam pilihan proposal penelitian.

Menurut James Bennett, seorang peneliti harus memiliki dasar pemikiran yang jelas terkait tujuannya melakukan penelitian. Dengan demikian, diharapkan nanti ketika melaksanakan penelitian dan membuat laporan penelitian, peneliti tersebut mampu menyajikan data yang valid dan bisa dipertanggungjawabkan.

Baca Juga:  Jalur Prestasi "Dinolkan" Untuk PPDB 2024

Sebagai gambaran dalam penelitian James Bennett menjelaskan kasus penelitinnya di Indonesia terkait akulturasi budaya Islam dan Hindu-Budha perspektif seni Islam Jawa dengan situs penelitian di Masjid Mantingan, Candi Borobudur, Candi Jago dan Candi Surowono. Dalam fokus penelitiannya terlihat sederhana namun mendalam banyak mengungkap temuan baru sehingga sangat terlihat novelty penelitiannya.

Selanjutnya Prof. Nasir sebagai moderator memberikan kesempatan kepada para hadirin dan mahasiswa pasca sarjana untuk bertanya dan mendiskusikan berbagai aspek terkait kegiatan penelitian yang telah dijelaskan James Bennett. Dan mahasiswa antusias memberikan pertanyan bahkan pada kesempatan tersebut Direktur Pascasarjana ikut bertanya. Karena materi yang disamapikan James Bennett sangat menarik.

Pada akhir sesi, Prof. Nasir selaku Wakil Direktur yang memandu kuliah tamu memberikan pesan dan motivasi kepada para mahasiswa agar sungguh-sungguh dalam melaksanakan kegiatan penelitian. Penelitian harus dilaksanakan dengan niat dan tujuan yang tepat.

Sehingga menghasilkan produk penelitian yang benar-benar terasa manfaatnya. Kegiatan penelitian harusnya tidak hanya dilakukan karena tuntutan akademis tetapi karena adanya tuntutan kebutuhan sehingga penelitian yang dilakukan bisa menjadi problem solver atas fenomena tertentu.

“Semoga kegiatan kuliah Pascasarjana UIN Mataram menambah wawasan dan pemahaman tentang penelitian yang ungul baik dalam subtansi, teknis dan metodologisnya sehingga dapat mendukung untuk penelitian tesis dan disertasi mahasiswa,” pungkasnya. (red)