PERISTIWA

Penumpang KMP Sejahtera Terjun ke Laut

213

NUSRAMEDIA.COM — Kejadian pada Minggu 10 April 2022 cukup heboh. Betapa tidak, seorang penumpang Kapal Ferry KMP Nusa Sejahtera nekat terjun ke laut disekitar perairan Pulau Paserang. KMP Nusa Sejahtera berangkat dari Pelabuhan Kayangan, Kabupaten Lombok Timur menuju Pelabuhan Poto Tano, Kabupaten Sumbawa Barat (KSB).

Peristiwa itu dibenarkan oleh Kapolres Sumbawa Barat melalui Kapolsek Kawasan Pelabuhan Poto Tano, IPTU Nurlana. Perempuan itu berinisial IS (59). Perempuan yang beralamatkan Bage Gaet, Kelurahan Poh Gading Timur, Kecamatan Pringgabaya, Lombok Timur tersebut diduga mengalami gangguan mental.

Baca Juga:  Pencarian Nelayan Asal Lamere Dihentikan

Menurut keterangan crew ABK, kronologis kejadian sekitar pukul 07.35 Wita. KMP Nusa Sejahtera bertolak dari Pelabuhan Kayangan menuju Pelabuhan Poto Tano. “Setelah menempuh perjalanan pelayaran sekitar 60 menit tepatnya diperairan laut pulau paserang, seorang perempuan tersebut tiba-tiba terjun ke laut dari atas kapal,” ungkap Kapolsek.

Lantaran peristiwa itu diketahui oleh penumpang lain dan keluarganya yang berada di kapal, mereka secara spontan berteriak meminta tolong. Mengetahui hal itu, kapten bersama crew kapal langsung memberikan pertolongan dengan menggunakan sarpras keselamatan. Sehingga IS berhasil diselamatlan dan dievakuasi ke atas kapal.

Baca Juga:  Pencarian Nelayan Asal Lamere Dihentikan

“Sekitar pukul 08.50 Wita kapten kapal menghubungi pihak otoritas pelabuhan dan kepolisian kawasan pelabuhan laut tano untuk dilakukan pengamanan serta tindakan medis,” kata IPTU Nurlana. Tak lama berselang, sekitar pukul 09.55 Wita KMP Nusa Sejahtera tiba di Pelabuhan Poto Tano. Selanjutnya, Polsek Poto Tano beserta BPTD dan otoritas pelabuhan lainnya membawa korban.

IS didampingi bersama suaminya dibawa ke Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) untuk dilakukan pemeriksaan medis. “Setelah dinyatakan baik dan sehat, korban bersama keluarga melanjutkan perjalanannya ke Sumbawa,” kata Kapolsek. Lebih lanjut dikatakan Nurlana, menurut Nasaruddin (61) selaku suami dari IS, korban memang sedang dalam perawatan kesehatan. Ini dikarenakan memiliki gangguan mental. Rencananya, saat ini IS didampingi suaminya akan menuju ke Kabupaten Sumbawa. Dimana, pihak keluarga akan melakukan pengobatan terhadap IS kewilayah Sumbawa. (red) 

Baca Juga:  Pencarian Nelayan Asal Lamere Dihentikan
Artikel sebelumyaSeorang Pekerja Tega Cabuli Anak Majikannya
Artikel berikutnyaIsvie Rupaeda Temui Massa Aksi 114