
NUSRAMEDIA.COM — Setelah melaksanakan reses di sejumlah titik di Kabupaten Sumbawa, Ketua Komisi III DPRD Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), H. Sambirang Ahmadi, S.Ag., M.Si, kembali melanjutkan kegiatan serap aspirasi pada Rabu (04/02/2026).
Kali ini, reses dilaksanakan di beberapa dusun yang ada di Desa Leseng, Kecamatan Moyo Hulu, Sumbawa. Kehadiran legislator dari Dapil V Sumbawa-KSB ini disambut antusias oleh warga setempat, yang merasa gembira dapat menyampaikan langsung aspirasi dan kebutuhan mereka dalam hal pembangunan desa.
Tidak hanya warga, Kepala Desa Leseng, Rajudin, bersama perangkat desa, tokoh agama, dan tokoh masyarakat turut hadir dalam pertemuan tersebut. Selama kegiatan reses, banyak usulan yang mencuat dari masyarakat.
Beberapa di antaranya adalah permintaan perbaikan jalan lingkungan, pembangunan jalan usaha tani (JUT), perbaikan gedung serbaguna, serta bantuan untuk fasilitas keagamaan, seperti kursi plastik, sound system, karpet, dan Al-Qur’an untuk Majelis Taklim dan TPQ di desa tersebut.
“Alhamdulillah, warga kami sangat antusias. Mereka berharap ada perhatian dari pemerintah daerah dan provinsi untuk peningkatan infrastruktur dan fasilitas yang ada di desa ini,” ujar Kepala Desa Leseng, Rajudin, yang juga menyampaikan terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh Anggota Fraksi PKS DPRD NTB tersebut.
■ SAMBUTAN POSITIF KADES DAN WARGA : TERIMAKASIH SAMBIRANG AHMADI
Kepala Desa Leseng, Rajudin, mengapresiasi perhatian dan komitmen Sambirang Ahmadi terhadap pembangunan di desa mereka. Rajudin menambahkan, Sambirang telah membantu banyak program yang sudah mulai berjalan di desa tersebut.
“Kami berterima kasih kepada beliau (Sambirang Ahmadi) karena banyak program yang sudah turun di Desa Leseng. Kami yakin dengan kehadiran beliau, banyak hal baik yang bisa tercapai untuk kemajuan desa,” katanya.
Ia juga menyoroti kendala yang dihadapi oleh pemerintah desa akibat pengurangan anggaran dana desa. “Efisiensi anggaran tahun ini memang cukup berdampak pada ruang gerak pemerintah desa. Kami berharap dapat berkolaborasi dengan pihak provinsi untuk mengatasi keterbatasan ini,” ujarnya.
■ SIAP PERJUANGKAN ASPIRASI WARGA
Menanggapi berbagai aspirasi yang disampaikan oleh masyarakat Desa Leseng, H. Sambirang Ahmadi menyatakan bahwa dirinya bersama anggota DPRD lainnya dari Fraksi PKS disemua jenjang akan berkoordinasi untuk berkolaborasi sebagai ikhtiar memperjuangkan usulan warga.
“Apa pun yang memungkinkan, akan kita atensi dan perjuangkan. Prinsipnya, jika bisa diperjuangkan, akan kita perjuangkan, dengan melihat skala prioritas,” tegas Sambirang Ahmadi.
Legislator PKS Udayana itu juga mengingatkan pentingnya penyusunan skala prioritas dalam pengajuan aspirasi, terutama bagi hal-hal yang bersifat mendesak dan dapat segera ditindaklanjuti.
Mengingat anggaran di tingkat provinsi mengalami penurunan signifikan akibat kebijakan pusat, sambil menjelaskan bahwa hal ini mempengaruhi setiap level pemerintahan, termasuk tingkat desa.
“Semua usulan akan kami ranking berdasarkan tingkat kebutuhan. Mana yang paling mendesak, itu yang akan diprioritaskan. Kami akan menjembatani aspirasi ini sesuai dengan kewenangan yang ada di tingkat provinsi,” tambah Sambirang.
■ PENTINGNYA KOLABORASI
Dalam kesempatan ini, Sambirang juga menyatakan pentingnya kolaborasi antara pemerintah provinsi, kabupaten, dan desa dalam mewujudkan pembangunan yang lebih baik. Ia berharap agar warga Desa Leseng bisa terus bekerjasama dengan pihak-pihak terkait demi kemajuan desa.
“Di tingkat provinsi, kami akan berusaha semaksimal mungkin untuk mendukung program-program yang bermanfaat bagi masyarakat. Kami siap untuk terus berkoordinasi dan memastikan kebutuhan yang mendesak bisa teratasi,” tandasnya.
Reses ini berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan, dengan warga yang merasa dihargai karena langsung dapat menyampaikan aspirasi mereka kepada wakil rakyat di tingkat provinsi.
Diharapkan, reses ini dapat membawa manfaat besar bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Desa Leseng di masa depan. Tak lupa, Sambirang mengingatkan agar bantuan yang telah terlealisasi dapat dijaga. Ini demi kebaikan bersama, khususnya di Desa Leseng. (*)












