Kepala Dinas PMPD Dukcapil Provinsi NTB, Lalu Hamdi. (Ist)

NUSRAMEDIA.COM — Sebanyak empat desa di Kabupaten Sumbawa yang menjadi sasaran Program Desa Berdaya akan mendapatkan kucuran dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB mencapai Rp300-Rp500 juta.

Empat desa yang masuk kategori miskin ekstrem itu meliputi Desa Lape, Desa Labuan Aji, Desa Motong dan Desa Padasuka. Demikian hal itu diungkapkan Kepala Dinas PMPD Dukcapil Provinsi NTB, Lalu Hamdi.

Dikatakannya, desa berdaya rencananya akan mendapat kucuran sekitar Rp300 sampai Rp500 juta. Ini tergantung kebutuhan, ketersediaan anggaran, dan kapasitas ditiap desa.

Baca Juga:  Meski Ramadhan, DPRD KSB Pastikan Pembahasan LKPJ 2025 Tetap Optimal

Namun, penggunaan dana tersebut tetap mengacu pada tema-tema prioritas yang telah ditetapkan pemprov. “Kalau misalnya dikucurkan melalui desa, penggunaannya nanti ditentukan sesuai dengan 20 tema yang sudah ada,” katanya.

20 tema yang dimaksud adalah Desa Hijau, Desa Operasi Merah Putih, Desa Ekspor, Desa BUMDes, Desa Belajar, Desa Wisata, Desa Mandiri Pangan, hingga Desa Koperasi Merah Putih.

Dimana tiap tema akan melibatkan dinas teknis sesuai bidangnya. “Misal, Desa Hijau nanti dikelola oleh Dinas Kehutanan, Desa Ekspor oleh Dinas Perdagangan, dan Desa BUMDes oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa,” jelasnya.

Baca Juga:  Kejar Proyek Strategis Nasional, Bupati Jarot Dorong Pertumbuhan Ekonomi Sumbawa

Berdasar laman resmi Desa Berdaya, tiga target utama pengembangan Desa Berdaya, yaitu pengentasan kemiskinan yang menyasar 336 desa kantong kemiskinan terutama Kemiskinan Ekstrem sejumlah 106 desa.

Selanjutnya pengembangan desa mandiri pangan yang menyasar desa yang memiliki potensi agromaritim, mengembangkan lumbung pangan desa untuk desa yang rawan pangan.

Kemudian termasuk pula untuk mengembangkan Rumah Pangan Desa pada 336 desa kantong kemiskinan. Serta membina dan mengembangkan 375 Desa Wisata. (*)