Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) kembali menggelar Gerakan Pangan Murah. (Ist)

NUSRAMEDIA.COM — Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) kembali menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) dalam rangkaian kegiatan Safari Gubernur yang kali ini dipusatkan di Lapangan Jelojok Kopang, Kecamatan Kopang, Kabupaten Lombok Tengah, kemarin.

Kegiatan ini menjadi salah satu langkah strategis pemerintah daerah untuk menjaga stabilitas harga pangan sekaligus memastikan masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.

Dalam kegiatan tersebut, masyarakat dapat membeli berbagai komoditas pangan strategis seperti beras, minyak goreng, gula pasir, telur ayam, bawang merah, bawang putih, serta sejumlah bahan pokok lainnya dengan harga yang lebih murah dibandingkan harga pasar.

Baca Juga:  Satu Tahun Iqbal–Dinda : IPM NTB Meningkat, Fondasi SDM Kian Menguat

Sejak kegiatan dimulai, antusiasme warga terlihat sangat tinggi. Ratusan masyarakat memadati lokasi kegiatan untuk mendapatkan bahan pangan dengan harga yang lebih terjangkau.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTB, Hj. Eva Dewiyani, S.P., menyampaikan bahwa Gerakan Pangan Murah merupakan salah satu instrumen penting pemerintah dalam mengendalikan inflasi daerah.

Menurutnya, kegiatan ini terlaksana melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, Perum Bulog, PT Perusahaan Perdagangan Indonesia, pelaku usaha pangan, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya untuk memastikan pasokan pangan tetap tersedia dan harga dapat dikendalikan.

Baca Juga:  Lonjakan Harga Bikin Resah, Keluhan Warga Meningkat : DPRD NTB Turun Langsung ke Pasar

“Gerakan Pangan Murah ini merupakan langkah nyata pemerintah untuk menjaga stabilitas harga sekaligus membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pangan dengan harga yang lebih terjangkau,” ujarnya.

Selain menyediakan pangan dengan harga murah, kegiatan ini juga menjadi sarana interaksi langsung antara pemerintah dan masyarakat dalam rangkaian Safari Gubernur.

Melalui kegiatan tersebut, pemerintah dapat menyerap aspirasi masyarakat sekaligus memastikan berbagai program pembangunan daerah dapat dirasakan hingga tingkat desa.

Pada kesempatan yang sama, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTB juga menggelar kampanye “Stop Boros Pangan” sebagai upaya edukasi kepada masyarakat agar lebih bijak dalam mengelola dan mengonsumsi pangan.

Baca Juga:  Revitalisasi Tanpa Diskriminasi, Pemprov NTB Siapkan 400 Sertifikasi SMK

Pemerintah Provinsi NTB berkomitmen untuk terus memperluas pelaksanaan Gerakan Pangan Murah di berbagai wilayah di NTB sebagai bagian dari strategi menjaga daya beli masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah. (*)