NUSRAMEDIA.COM — Komitmen dalam memperkuat kepedulian sosial kembali ditunjukkan Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa, Nanang Nasiruddin, S.AP., M.M.Inov.,dengan menunaikan zakat maal melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Sumbawa, Senin (06/04/2026).

Bertempat di ruang kerjanya, prosesi penyerahan zakat berlangsung khidmat dan penuh kehangatan. Ia didampingi istri, Heny Tasniasanti, dalam momen yang sarat makna tersebut. Kehadiran jajaran pimpinan Baznas yang menerima langsung zakat semakin menegaskan eratnya sinergi antara lembaga legislatif dan pengelola dana umat.

Zakat sebagai Instrumen Keadilan Sosial

Langkah ini tidak sekadar menjadi bentuk penunaian kewajiban keagamaan, melainkan juga menyampaikan pesan kuat kepada publik. Zakat, dalam konteks ini, diposisikan sebagai instrumen strategis untuk membangun keadilan sosial dan mendorong kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga:  BPR NTB "Ngebut", DPRD Minta Jangan Lupa "Rem" : Untung Besar, Risiko Besar

Ketua Baznas Kabupaten Sumbawa, Syukri Rahmat memberikan apresiasi tinggi atas keteladanan tersebut. Ia menilai, aksi ini memiliki dampak besar dalam membangun kesadaran kolektif masyarakat.

“Ini bukan hanya soal menunaikan kewajiban, tetapi juga memberi contoh nyata. Keteladanan seperti ini sangat penting untuk membangun kesadaran kolektif masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa seluruh dana zakat, infak, dan sedekah akan dikelola secara transparan, profesional, dan tepat sasaran melalui berbagai program strategis, mulai dari pemberdayaan ekonomi hingga layanan sosial dan pendidikan.

Zakat sebagai Jembatan Kepedulian

Baca Juga:  Waka I DPRD Sumbawa Gerak Cepat : Pemerintah Pusat Bakal Bantu Korban Kebakaran

Sementara itu, Nanang Nasiruddin menekankan bahwa zakat memiliki dimensi yang lebih luas dibanding sekadar kewajiban ibadah. “Zakat adalah jembatan kepedulian. Di dalamnya ada harapan, ada keadilan, dan ada upaya bersama untuk saling menguatkan,” tegasnya.

Ia mengajak seluruh anggota DPRD, jajaran sekretariat, serta masyarakat luas untuk menjadikan zakat sebagai gerakan bersama. Penyaluran melalui Baznas dinilai penting agar dana yang dihimpun dapat dikelola secara optimal dan memberikan dampak nyata.

Peran Strategis Baznas dalam Pengentasan Kemiskinan

Menurutnya, keberadaan Baznas sebagai lembaga resmi memiliki posisi strategis dalam memastikan dana umat tersalurkan kepada yang berhak. Tidak hanya itu, pengelolaan yang baik juga mampu menciptakan efek berkelanjutan dalam upaya pengentasan kemiskinan.

Baca Juga:  Dislutkan Sumbawa Pastikan Ekspor Benih Lobster Ilegal Tanpa SKA

Aksi penunaian zakat ini pun melampaui sekadar seremoni. Ia menjadi simbol kuat budaya berbagi yang perlu terus ditumbuhkan, khususnya di lingkungan pemerintahan sebagai contoh bagi masyarakat luas.

Optimisme Membangun Kesejahteraan Bersama

Dengan dukungan berbagai pihak, Baznas Kabupaten Sumbawa optimistis dapat memperluas jangkauan manfaat dan memperkuat perannya sebagai motor penggerak kesejahteraan masyarakat.

Langkah yang ditunjukkan Ketua DPRD Sumbawa ini menjadi pengingat bahwa perubahan besar dapat dimulai dari keteladanan—sebuah aksi sederhana yang membawa dampak luas bagi kehidupan sosial masyarakat. (*)