
NUSRAMEDIA.COM — Anggota Panitia Khusus (Pansus) DPRD Kabupaten Sumbawa kembali mengintensifkan pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Kepala Daerah Tahun Anggaran 2025 melalui rapat bersama sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD), yang digelar kemarin.
Rapat yang berlangsung di ruang pimpinan lantai II DPRD Kabupaten Sumbawa itu berjalan dinamis. Fokus utama pembahasan diarahkan pada pendalaman capaian kinerja pemerintah daerah, termasuk efektivitas program dan penggunaan anggaran.
Ketua Pansus, H. Zainuddin Sirat, menegaskan bahwa pembahasan LKPJ tidak boleh dipandang sebagai agenda seremonial semata. Menurutnya, forum ini merupakan momentum strategis untuk mengukur sejauh mana kebijakan pemerintah benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
“Ini bukan sekadar formalitas. Kita ingin memastikan setiap program memiliki dampak nyata,” tegasnya. Ia juga menekankan pentingnya keterbukaan data dari seluruh OPD. Setiap informasi yang disampaikan harus akurat, terukur, dan dapat dipertanggungjawabkan sebagai dasar evaluasi yang objektif.
Dalam rapat tersebut, masing-masing OPD memaparkan realisasi program, tingkat serapan anggaran, hingga berbagai kendala yang dihadapi selama tahun berjalan. Suasana diskusi pun berlangsung intens, dengan anggota pansus aktif mengajukan pertanyaan kritis sekaligus memberikan masukan konstruktif.
Langkah ini menunjukkan keseriusan DPRD dalam mengawal kinerja pemerintah daerah agar terus mengalami perbaikan. Melalui pembahasan yang komprehensif, Pansus DPRD Kabupaten Sumbawa berkomitmen menghasilkan rekomendasi yang tajam, solutif, dan berorientasi pada kepentingan publik.
Hasil pembahasan tersebut diharapkan menjadi pijakan penting dalam meningkatkan tata kelola pemerintahan yang lebih transparan, akuntabel, serta responsif terhadap kebutuhan masyarakat. (*)













