Gubernur NTB Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal saat menghadiri pawai ogoh-ogoh di Kota Mataram. (Ist)

NUSRAMEDIA.COM — Harmoni keberagaman kembali terpancar kuat di Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat. Ribuan umat Hindu Dharma menggelar Pawai Ogoh-Ogoh. Kegiatan itu sebagai bagian dari rangkaian menyambut Hari Raya Nyepi dan Tahun Baru Saka, yang tahun ini berlangsung beriringan dengan bulan suci Ramadan 1447 H.

Perhelatan budaya yang sarat makna ini mendapat perhatian langsung dari Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, yang hadir bersama Ketua TP PKK NTB Hj. Sinta Agathia M Iqbal dan Wali Kota Mataram H. Mohan Roliskana. Gubernur menyampaikan kekagumannya terhadap kreativitas dan dedikasi umat Hindu dalam menghadirkan karya seni Ogoh-Ogoh yang memukau.

Baca Juga:  Salurkan Ratusan Paket Sembako : Terimakasih Haji Salman Alfarizi

Menurutnya, setiap karya mencerminkan tingkat keseriusan dan kualitas artistik yang tinggi. “Kami sangat mengapresiasi bagaimana umat Hindu Dharma mengekspresikan seni dan spiritualitasnya dengan sungguh-sungguh. Tidak ada Ogoh-Ogoh yang dibuat secara sederhana, semuanya dipersiapkan dengan matang,” ujarnya, Rabu (18/3/2026).

Momentum tahun ini menjadi semakin istimewa karena perayaan Nyepi yang berdekatan dengan Ramadan hingga menjelang Idul Fitri. Kondisi ini menciptakan suasana spiritual yang mendalam bagi hampir seluruh masyarakat NTB. Gubernur menyebut fenomena tersebut sebagai berkah luar biasa.

Baca Juga:  Anggota Komisi V DPR Abdul Hadi Minta Pemerintah Siaga di Jalur Rawan Bencana

Dengan komposisi sekitar 96 persen Muslim dan 3 persen Hindu, ia menilai hampir seluruh masyarakat NTB tengah menjalani proses penyucian diri secara bersamaan. “Ini adalah pertanda baik bahwa kedamaian, kenyamanan, dan ketertiban akan selalu menyertai daerah kita,” tambahnya.

Lebih jauh, ia menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi bukti konkret bagi dunia internasional bahwa masyarakat NTB telah memiliki tingkat kedewasaan beragama yang tinggi, dengan tradisi toleransi yang telah terjaga selama ratusan tahun.

Pawai yang berlangsung tertib dan penuh semangat ini diharapkan dapat menjadi standar baru dalam penyelenggaraan kegiatan budaya di masa mendatang, sekaligus memperkuat citra NTB sebagai daerah yang harmonis dalam keberagaman. (*)

Baca Juga:  Kolaborasi Program Pengentasan Kemiskinan Diperkuat, Dinsos Sumbawa Intensifkan Pendataan