
NUSRAMEDIA.COM — Bupati Sumbawa, Syarafuddin Jarot, secara resmi membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027. Kegiatan tersebut digelar di Aula La Grande, Senin (30/03/2026).
■ Dihadiri Berbagai Unsur Penting Daerah
Forum strategis ini dihadiri oleh jajaran pemerintah daerah, unsur Forkopimda, DPRD, hingga mitra pembangunan seperti PT Amman Mineral Nusa Tenggara, Plan International, dan Australian Aid. Kehadiran berbagai pihak ini mencerminkan kuatnya kolaborasi lintas sektor dalam mendorong pembangunan daerah.
■ Tema Besar Pembangunan 2027
Mengusung tema “Memantapkan Daya Saing Daerah dan Kesejahteraan Masyarakat melalui Penguatan SDM Unggul, Lingkungan Hijau Lestari, Pemerintah Berkinerja, dan Peningkatan Produktivitas,” Musrenbang menjadi ruang penting untuk menyelaraskan arah pembangunan daerah dengan kebijakan provinsi dan nasional.
■ Sinergi Jadi Kunci Perencanaan
Kepala Bapperida Sumbawa, Dedy Haeriwibowo, menegaskan bahwa Musrenbang bertujuan memastikan pembangunan berjalan sinergis. Ia menyoroti pentingnya kolaborasi dalam mengatasi isu strategis seperti stunting dan mitigasi bencana.
■ Peluang Investasi dan Arah Anggaran
Selain itu, peluang pengembangan melalui program hilirisasi ternak menjadi salah satu fokus yang diharapkan mampu menarik investasi. Untuk tahun 2027, pagu anggaran direncanakan mencapai Rp1,94 triliun, dengan alokasi utama pada belanja pegawai serta sektor prioritas seperti pendidikan, kesehatan, dan sosial.
■ Arah Pembangunan NTB 2025–2029
Perwakilan Bappeda Provinsi NTB, Firwansyah, memaparkan tiga agenda utama pembangunan daerah, yakni NTB tanpa kemiskinan, NTB makmur, dan NTB mendunia sebagai bagian dari visi jangka menengah provinsi.
■ Visi Besar Sumbawa: Unggul, Maju, Sejahtera
Dalam arahannya, Bupati Jarot menegaskan visi pembangunan Kabupaten Sumbawa, yaitu “Terwujudnya Kabupaten Sumbawa yang Unggul, Maju, dan Sejahtera.” Visi tersebut dijabarkan ke dalam berbagai indikator strategis, mulai dari misi hingga program unggulan daerah.
■ Tiga Pilar Pembangunan: People, Power, Planet
Bupati menekankan tiga prinsip utama pembangunan yang menjadi fondasi kebijakan daerah:
• People: peningkatan kualitas SDM yang kompeten dan berdaya saing
• Power: penguatan tata kelola pemerintahan berbasis digital
• Planet: pelestarian lingkungan melalui program Sumbawa Hijau Lestari
■ Pesan Tegas Jaga Lingkungan
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kawasan hutan dan melarang aktivitas yang merusak lingkungan, seperti penanaman jagung di kawasan hutan negara. “Orangnya hebat, pemerintahannya kuat, tetapi kalau alamnya rusak, semuanya akan sia-sia,” tegasnya.
■ Ajakan Perkuat Sinergi
Menutup arahannya, Bupati mengajak seluruh pihak untuk terus memperkuat sinergi dan memberikan masukan konstruktif demi menghasilkan perencanaan pembangunan yang tepat sasaran. “Semoga sinergi ini mampu melahirkan pembangunan yang mendorong kemandirian dan kesejahteraan masyarakat Sumbawa,” pungkasnya. (*)













