Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., (Ist)

NUSRAMEDIA.COM — Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., menyoroti lambannya proses pembangunan dan pengoperasian Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Sumbawa.

Ia meminta seluruh pihak terkait segera mempercepat pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar manfaatnya dapat segera dirasakan masyarakat.

Penegasan tersebut disampaikan Bupati H. Jarot saat membuka secara resmi Rapat Koordinasi Satgas MBG dan Sosialisasi Standar Teknologi Pengolahan Air Limbah Domestik serta Pengelolaan Sampah dari/Kegiatan SPPG di Aula H. Madilaoe ADT Kantor Bupati Sumbawa, Rabu (13/5).

Baca Juga:  Tumbuh 13,64 Persen Tapi Dibilang Rapuh: Salah Baca atau Salah Narasi?

Dalam arahannya, H. Jarot mengungkapkan bahwa dari lebih dari seratus usulan pembangunan SPPG yang diajukan Pemerintah Kabupaten Sumbawa kepada pemerintah pusat, baru 25 unit yang telah beroperasi. Sementara itu, sebanyak 53 SPPG lainnya masih berada pada tahap pembangunan maupun penyelesaian administrasi.

Menurutnya, kondisi tersebut harus menjadi perhatian serius karena berpotensi menghambat distribusi manfaat program MBG, khususnya bagi masyarakat di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

“Yang rugi siapa? Masyarakat Sumbawa, terutama yang berada di wilayah 3T,” tegas Bupati.

Baca Juga:  Sumbawa Tuan Rumah HUT ke-107 Damkar Se-NTB, Ksatria Biru Adu Ketangkasan di Firefighter Skill Competition

Ia meminta seluruh pihak yang terlibat, baik pengelola maupun instansi terkait, untuk segera menuntaskan berbagai kendala yang menyebabkan lambannya operasional SPPG. Pemerintah daerah, lanjutnya, tidak ingin program strategis nasional tersebut berjalan tanpa kepastian progres di lapangan.

“Yang sudah progres, lanjutkan terus. Yang masih belum, segera. Kalau dalam satu atau dua bulan ke depan tidak ada progres, akan kita evaluasi,” tegasnya lagi.

Selain percepatan operasional, rapat koordinasi tersebut juga membahas pentingnya pengelolaan lingkungan dalam kegiatan SPPG, termasuk standar teknologi pengolahan air limbah domestik dan pengelolaan sampah agar pelaksanaan program MBG tetap berjalan sehat, aman, dan berkelanjutan.

Baca Juga:  Bangun Industri Film dari Sekolah, Dikpora Gelar Workshop Perfilman se-NTB

Kegiatan tersebut diikuti Sekretaris Daerah, para asisten Sekda, kepala OPD, pengelola SPPG, serta berbagai pihak yang terlibat dalam pelaksanaan program pemenuhan gizi di Kabupaten Sumbawa.

Pemerintah Kabupaten Sumbawa berharap percepatan pembangunan dan operasional SPPG dapat memperkuat efektivitas program Makan Bergizi Gratis sekaligus meningkatkan kualitas kesehatan dan gizi masyarakat, terutama bagi anak-anak dan kelompok rentan di wilayah 3T. (*)