PEMERINTAHAN

Bupati Tinjau Lokasi Pembangunan Lanjutan Jalan Samota

Bupati Sumbawa Drs. H. Mahmud Abdullah melaksanakan kunjungan kerja ke lokasi Pembangunan Lanjutan Akses Jalan Samota di Desa Kukin, Kecamatan Moyo Utara, Minggu (28/04/2024). (Ist)

NUSRAMEDIA.COM — Bupati Sumbawa Drs. H. Mahmud Abdullah melaksanakan kunjungan kerja ke lokasi Pembangunan Lanjutan Akses Jalan Samota di Desa Kukin, Kecamatan Moyo Utara, Minggu (28/04/2024) siang tadi. Kunjungan dilakukan dalam rangka memastikan proses pengerjaannya berjalan dengan baik dan lancar.

Pada kesempatan tersebut, bupati didampingi Sekda, Asisten Pembengunan dan Perekonomian, Staf Ahli, dan sejumlah Kepala OPD. Turut hadir, Kepala Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah II NTB, dan pelaksana pembangunan.

“Kami meninjau lokasi pembangunan jalan Samota yang dilaksanakan lanjutannya saat ini. Kami berterima kasih kepada semua pihak yang ikut berperan atas kelancaran pembangunan ini. Ini merupakan bentuk usaha kita bagaimana kita untuk membangun di Kabupaten Sumbawa,” ujar Bupati Sumbawa.

Baca Juga:  Bupati Sumbawa Ingatkan Para Kades

Bupati berharap, dengan terhubungnya akses Jalan Samota ini, dapat memberikan manfaat yang sangat besar untuk pengembangan kawasan wisata, pertanian, kelautan, dan perekonomian di Kabupaten Sumbawa.

Sementara itu, Kepala Satker Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah II NTB, Viasmudji Bitticaca menjelaskan, secara total jalan yang dibangun saat ini sepanjang 1,97 kilometer dan 4 buah jembatan dengan panjang 340 meter.

Dari 4 jembatan yang dibangun saat ini jelasnya, 3 jembatan diantaranya menggunakan bentang maksimal 20 meter dengan pondasi sumuran. Sedangkan jembatan segmen 4 sepanjang 240 meter menggunakan pondasi sumuran, dilengkapi 3 pilar dan tiang pancang rata-rata mencapai 30 meter.

Baca Juga:  Pemprov NTB Selaraskan Komitmen dengan Kabupaten/Kota

Saat ini lanjutnya, proses pengerjaannya secara total sudah mencapai 30,26 persen. Pengerjaan masih menyisakan 8 bulan lagi. Jika dibagi dengan sisa pekerjaan, maka sekitar 15 persen per bulan. Sehingga, pihaknya optimis dapat dituntaskan sebelum masa kontrak berakhir di Bulan Desember mendatang.

“Memang pekerjaan kita dari 0 sampai 40 persen cukup lambat pergerakannya, kerena memang banyak di pekerjaan struktur khususnya jembatan. Tetapi setelah progres ke 40 persen, maka akan tajam kenaikannya, karena bobot pekerjaan sedikit ringan sehingga bisa kita kejar. Kita optimis bisa tuntas tepat waktu,” pungkasnya. (red) 

Baca Juga:  Empat Ambulance Desa Kembali Bakal Direalisasikan Tahun Ini