Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) Provinsi NTB, H. Fathul Gani secara resmi menutup Pekan Daerah Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA). (Ist)
Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) Provinsi NTB, H. Fathul Gani secara resmi menutup Pekan Daerah Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA). (Ist)

NUSRAMEDIA.COM — Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) Provinsi NTB, H. Fathul Gani secara resmi menutup Pekan Daerah Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) yang dibuka pada Senin (5/6/2023). Untuk pelaksanaan pekan daerah mendatang, Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) ditunjuk sebagai tuan rumah.

Ini hasil kesepakatan rembuk utama Pengurus KTNA di Nusa Tenggara Barat. Fathul Gani mengapresiasi seluruh panitia dan peserta atas suksesnya Pekan Daerah Tahun 2023 ini. Ia berpesan kepada peserta yang mewakili NTB ke Pekan Nasional agar tampil maksimal.

Baca Juga:  Bupati Sumbawa : K3 Bukan Sekedar Prosedur, Tetapi Penghormatan Terhadap Nyawa Manusia

“Pada acara penutupan, beragam cerita dan kenangan serta pengalaman akhirnya Kabupaten Sumbawa terpilih sebagai Juara Umum Pekan Daerah Tahun 2023,” katanya Rabu 7 Juni 2023. Secara nasional, NTB selalu nomor satu pada sektor pertanian dalam arti luas. Dikenal Pelita merupakan sektor pertanian menjadi lokomotif pembangunan.

Tahun 2011 ketika diintrodusir menjadi MP3EI (Master Plan Percepatan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia). Wabilkhusus di NTB memiliki iconik sektor pertanian dan pariwisata. Pertanian lanjutnya, selalu di posisi yang strategis menjadi perhatian pemerintah.

Baca Juga:  Rp11,9 Miliar Lebih BOSP PAUD Mengalir ke Sumbawa

“Namun sampai saat ini kita masih membutuhkan perjuangan yang kuat untuk mampu mensejahterakan masyarakat petani nelayan kita,” ungkapnya. Sektor pertanian kedepan memiliki tantangan bagaimana alih fungsi lahan, kehadiran ancaman bagi lahan lestari, berkurangnya potensi produksi dan lain sebagainya. (*)