Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Lalu Moh. Faozal, S.Sos., M.Si., memimpin rapat persiapan peluncuran Program Desa Berdaya. (Ist)

NUSRAMEDIA.COM — Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Lalu Moh. Faozal, S.Sos., M.Si., memimpin rapat persiapan peluncuran Program Desa Berdaya di Ruang Rapat Anggrek, Kantor Gubernur NTB, Mataram. Rapat tersebut dihadiri sejumlah perangkat daerah dan mitra pembangunan yang terlibat dalam implementasi program.

Dalam laporannya, Faozal mengungkapkan bahwa peluncuran resmi Desa Berdaya akan digelar pada 16 Desember 2025, bertepatan dengan rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-67 Provinsi NTB. Program ini disebut sebagai langkah awal dari gerakan besar pembangunan desa yang diinisiasi di bawah kepemimpinan Gubernur NTB, Dr. Lalu Muhammad Iqbal, dan Wakil Gubernur NTB, Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE, M.IP.

Baca Juga:  Wabup Ansori Tegaskan Komitmen Pemkab Sumbawa Tingkatkan Pelayanan Kesehatan

“Launching Desa Berdaya ini bukan sekadar seremoni, melainkan momentum awal untuk menggerakkan kolaborasi besar dalam memperkuat desa di NTB,” tegasnya.

Perkuat Kolaborasi Jangka Panjang

Faozal menjelaskan bahwa pada prosesi peluncuran nanti, akan dilakukan penandatanganan kesepakatan bersama antara Pemerintah Provinsi NTB dengan berbagai lembaga pemerintah dan mitra pembangunan. Kesepakatan tersebut diharapkan menjadi dasar kolaborasi jangka panjang dalam:

•Memperkuat kapasitas desa,

•Mendorong inovasi ekonomi lokal,

•Meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta

•Membuka ruang pendampingan yang lebih berkelanjutan.

Baca Juga:  Tekankan Percepatan PBJ 2026, Bupati Jarot : "Jangan Lambat, Jangan Menyimpang"

Langkah ini diharapkan menjadi fondasi kuat bagi percepatan pembangunan desa di seluruh wilayah NTB.

Tenaga Penggerak Desa Berdaya Disiapkan

Pada kesempatan tersebut, Pemprov NTB juga menyiapkan kehadiran para tenaga penggerak Desa Berdaya, yakni pendamping desa yang telah direkrut melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD). Mereka akan mengikuti apel kesiapsiagaan dan menerima arahan langsung dari Gubernur NTB terkait tugas, peran, dan target program di 40 desa lokus Desa Berdaya.

Para penggerak ini akan menjadi ujung tombak implementasi di lapangan serta berperan sebagai penghubung antara pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha dalam mengakselerasi pembangunan desa.

Baca Juga:  Bupati Sumbawa : K3 Bukan Sekedar Prosedur, Tetapi Penghormatan Terhadap Nyawa Manusia

Ekspo Desa Berdaya dan Dukungan Mitra Usaha

Sebagai bagian dari rangkaian launching, Pemprov NTB juga akan menggelar Ekspo Desa Berdaya bekerja sama dengan sejumlah mitra usaha. Salah satu mitra utama yang terlibat adalah PT Sampoerna, yang turut mendukung penguatan kapasitas dan pengembangan ekonomi desa.

Agenda Utama HUT NTB ke-67

Faozal menegaskan bahwa peluncuran Desa Berdaya menjadi salah satu agenda prioritas dalam perayaan HUT NTB ke-67, sekaligus tonggak awal pembangunan desa menuju visi NTB Makmur-Mendunia. (*)