PENDIDIKAN

Bang Zul : “Tragedi Kemanusiaan Terbesar Adalah Ketika Kita Takut Untuk Bermimpi”

174
Gubernur Nusa Tenggara Barat, Dr H Zulkieflimansyah saat mengisi kuliah umum di MAN Insan Cendekia, Lombok Timur

NUSRAMEDIA.COM — Gubernur NTB Zulkieflimansyah mengisi kuliah umum di MAN Insan Cendekia (MAN-IC) Kabupaten Lombok Timur. Ini dalam rangka mengawali Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) dan Matrikulasi Tahun Ajaran 2022/2023.

Orang nomor satu di NTB tersebut menyatakan, bahwa MAN-IC Lombok Timur dapat menjadi sekolah percontohan bagi SMA ataupun SMK yang ada di Provinsi Nusa Tenggara Barat.

“MAN Insan Cendekia ini adalah salah satu sekolah unggulan kita di NTB. Bisa jadi model bagi SMA dan SMK kita untuk saling melengkapi,” kata Bang Zul kerap Gubernur NTB disapa, Kamis (21/7) kemarin.

Baca Juga:  Poltekpar Lombok Terus Berkontribusi Dukung Kebangkitan Pariwisata NTB

“Ini sekolah hebat yang diisi oleh murid-murid hebat juga,” imbuh mantan anggota DPR Republik Indonesia tiga periode tersebut saat memberikan kuliah umum di Gedung Pusat Pembelajaran Terpadu MAN-IC.

Doktor Ekonomi Industri itu juga berpesan kepada para peserta kuliah umum, oa mengajak anak-anak NTB jangan takut untuk bermimpi. Sehingga nantinya dapat menulis sejarahnya masing-masing.

“Tragedi kemanusiaan terbesar itu adalah ketika kita takut untuk bermimpi. Oleh sebab itu, kita harus bisa menulis serta menyimpulkan sejarah dan cerita kita sendiri, agar orang lain tidak menulisnya berbeda,” pesan Gubernur NTB.

Baca Juga:  Pemprov NTB Terus Perjuangkan Kualitas dan Kesejahteraan Guru

Sementara itu, Kepala Sekolah MAN-IC Lombok Timur Aozar Zawad menyatakan bahwa, sejak didirikan pada tahun 2013 lalu, MAN-IC Lombok Timur telah meraih berbagai macam prestasi.

Baik di tingkat Lokal, Nasional maupun Internasional. “Ada 111 prestasi yang kita raih selama ini baik di tingkat provinsi, nasional maupun internasional,” kata kader Hanura. “Dan untuk rilis UTBK tahun 2021, kita menjadi peringkat pertama untuk kategori SMA dan MA tingkat Provinsi NTB,” ungkap Aozar.

Baca Juga:  Pemprov NTB Terus Perjuangkan Kualitas dan Kesejahteraan Guru

Sebagai informasi, sederhananya Stadium General merupakan suatu kegiatan akademik perkuliahan (umum) semacam ceramah atau seminar yang memberikan motivasi dan pengetahuan baru bagi para siswa. Turut mendampingi Gubernur pada kegiatan tersebut, yaitu Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTB Aidy Furqan. (red) 

Artikel sebelumyaDaphne Baby Ivania Wakili NTB Diajang Puteri Anak Indonesia
Artikel berikutnyaPemuda dan Pokdarwis Lotara Diajak Diskusi Soal Pariwisata