
NUSRAMEDIA.COM — Pemerintah Kabupaten Sumbawa secara resmi membuka Olimpiade Pendidikan Agama Islam (OPAI) dan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat kabupaten tahun 2026. Pembukaan dilakukan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa, Dr. H. Budi Prasetiyo, S.Sos., M.AP., yang mewakili Bupati Sumbawa, pada Senin (4/5) di halaman Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.
Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Dinas Dikbud Kabupaten Sumbawa beserta jajaran, koordinator pengawas sekolah, Koordinator Wilayah Pendidikan Kecamatan, kepala sekolah, guru pembina, hingga para juri lomba. Sebanyak kontingen dari 24 kecamatan turut ambil bagian dalam ajang bergengsi tersebut. Dalam sambutannya, Sekda Sumbawa menegaskan bahwa OPAI dan O2SN bukan sekadar ajang kompetisi.
Melainkan, lanjut dia, adalah ruang strategis untuk membentuk karakter generasi muda. Ia menekankan pentingnya nilai sportivitas, kejujuran, serta kepercayaan diri sebagai fondasi utama dalam proses pengembangan diri siswa. “Melalui kegiatan ini, para siswa diharapkan mampu mengasah kemampuan sekaligus membangun karakter yang kuat. Prestasi harus berjalan seiring dengan integritas dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Dr. Budi Prasetiyo.
Lebih lanjut, ia menyampaikan harapan Pemerintah Kabupaten Sumbawa agar ajang ini dapat menjadi sarana penjaringan bibit-bibit unggul yang nantinya mampu bersaing di tingkat provinsi hingga nasional. Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana, Junaidi, S.Pd., M.Pd., yang juga menjabat sebagai Kepala Bidang Pembinaan SMP, melaporkan bahwa kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, mulai 4 hingga 6 Mei 2026.
Untuk jenjang sekolah dasar (SD), cabang olahraga yang dipertandingkan dalam O2SN meliputi pencak silat, atletik, bulu tangkis, renang, dan senam lantai. Sedangkan untuk jenjang SMP, cabang yang dilombakan adalah atletik, pencak silat, dan bulu tangkis. Adapun pada Olimpiade Pendidikan Agama Islam (OPAI) jenjang SD, kategori lomba yang dipertandingkan meliputi Tilawah Al-Qur’an, Tahfidz Al-Qur’an, Tartil Al-Qur’an, Ceramah PAI, serta Cerdas Cermat PAI.
Dengan dimulainya rangkaian kegiatan ini, seluruh peserta diharapkan dapat berkompetisi secara sehat dan menjunjung tinggi nilai-nilai kejujuran. Ajang ini diharapkan mampu melahirkan generasi muda Sumbawa yang tidak hanya unggul dalam prestasi akademik dan olahraga, tetapi juga memiliki karakter kuat dan berintegritas tinggi. (*)













