
NUSRAMEDIA.COM — Dukungan terhadap upaya pelestarian lingkungan dan perlindungan kawasan hutan di Kabupaten Sumbawa terus menguat. Sejumlah organisasi kemasyarakatan dan lembaga swadaya masyarakat (LSM) menyatakan komitmen bersama untuk mendukung kebijakan Pemerintah Daerah Kabupaten Sumbawa dalam menjaga kelestarian sumber daya alam serta menegakkan aturan yang berkaitan dengan perlindungan lingkungan.
Dukungan tersebut disampaikan dalam aksi penyampaian aspirasi yang berlangsung di Halaman Kantor Bupati Sumbawa, Kamis (11/6). Kegiatan itu diikuti berbagai elemen masyarakat, di antaranya Pemuda Pancasila Sumbawa, LSM Cendrawasih Setia, LSM Perfect, LSM Garuda, dan LSM FPPK.
Kehadiran mereka tidak hanya menjadi wadah penyampaian aspirasi, tetapi juga bentuk dukungan nyata terhadap langkah-langkah pemerintah daerah dalam menjaga keseimbangan ekosistem dan mendorong pembangunan yang berkelanjutan.
Salah satu fokus dukungan yang disampaikan adalah terhadap Program Sumbawa Hijau Lestari, yang dinilai sebagai upaya strategis dalam memperkuat kesadaran kolektif masyarakat untuk menjaga kelestarian lingkungan dan sumber daya alam.
Menurut para peserta aksi, keberhasilan program tersebut akan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat sekaligus memastikan kelestarian alam Sumbawa tetap terjaga bagi generasi mendatang.
Selain itu, masyarakat juga menyatakan dukungan terhadap langkah Pemerintah Kabupaten Sumbawa dalam menegakkan Surat Edaran Bupati terkait larangan penanaman jagung di kawasan hutan. Kebijakan tersebut dinilai penting untuk mencegah semakin luasnya alih fungsi lahan yang berpotensi merusak kawasan hutan dan mengganggu keseimbangan lingkungan.
Mereka menilai keberadaan hutan memiliki fungsi vital sebagai daerah tangkapan air, penjaga keseimbangan ekosistem, serta benteng alami dalam mengurangi risiko bencana seperti banjir dan tanah longsor.
Tidak hanya itu, elemen masyarakat juga mendorong penguatan penegakan hukum terhadap praktik illegal logging atau pembalakan liar yang selama ini menjadi ancaman serius bagi kelestarian hutan di Kabupaten Sumbawa.
Mereka berharap aparat penegak hukum dapat bertindak tegas terhadap setiap pelaku perusakan hutan guna memberikan efek jera sekaligus memperkuat upaya perlindungan lingkungan yang menjadi tanggung jawab bersama.
Aksi yang berlangsung secara tertib dan damai tersebut mencerminkan semakin kuatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kelestarian alam sebagai modal utama pembangunan daerah.
Melalui sinergi antara pemerintah, masyarakat, organisasi kemasyarakatan, dan lembaga swadaya masyarakat, upaya perlindungan hutan dan lingkungan diharapkan dapat berjalan lebih efektif serta mampu menciptakan keseimbangan antara pembangunan ekonomi dan keberlanjutan sumber daya alam.
Komitmen bersama ini menjadi pesan kuat bahwa menjaga hutan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga kewajiban seluruh elemen masyarakat demi mewujudkan Sumbawa yang unggul, maju, sejahtera, dan tetap lestari. (*)













