
NUSRAMEDIA.COM — Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) secara resmi menegaskan komitmen bersama untuk menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII Tahun 2028.
Penegasan tersebut ditandai dengan penandatanganan Surat Pernyataan Kesiapan oleh Gubernur NTB dan Gubernur NTT, yang ditujukan langsung kepada Presiden Republik Indonesia.
Penandatanganan berlangsung bertepatan dengan agenda Nota Kesepahaman (MoU) Kerja Sama Regional Bali–NTB–NTT yang digelar di kawasan ITDC The Golo Mori, Manggarai Barat, NTT.
Momentum ini menjadi simbol kuat sinergi antarprovinsi dalam mendukung penyelenggaraan event olahraga nasional secara kolaboratif dan berkelanjutan.
Surat pernyataan kesiapan tersebut memuat komitmen NTB dan NTT untuk menyelenggarakan PON XXII 2028 secara efektif, efisien, serta berbasis kerja sama regional, dengan penguatan koordinasi lintas sektor dan lintas daerah.
Langkah ini sekaligus menunjukkan keseriusan kedua provinsi dalam mempersiapkan infrastruktur, sumber daya manusia, serta tata kelola penyelenggaraan yang profesional.
Kegiatan tersebut turut disaksikan oleh jajaran pejabat perangkat daerah dari masing-masing provinsi, para bupati dan wali kota, serta pimpinan dan anggota DPRD provinsi.
Kehadiran unsur eksekutif dan legislatif ini menegaskan dukungan politik dan kelembagaan secara penuh terhadap rencana penyelenggaraan PON XXII 2028 di wilayah NTB dan NTT.
Usai penandatanganan MoU kerja sama regional, Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal menggelar pertemuan informal bersama Pelaksana Harian Sekretaris Daerah, para asisten, serta kepala perangkat daerah yang turut mendampingi di NTT.
Pertemuan tersebut membahas langkah-langkah konkret kesiapan NTB, mulai dari perencanaan teknis, penguatan infrastruktur olahraga, hingga koordinasi lintas sektor.
Gubernur NTB yang akrab disapa Miq Iqbal menyampaikan optimisme tinggi terkait proses penetapan resmi tuan rumah PON XXII 2028.
“Dengan ditandatanganinya surat kesiapan NTB dan NTT sebagai tuan rumah PON XXII 2028, besok dokumen ini langsung kami bawa ke Jakarta,” katanya.
“Insya Allah, Surat Keputusan penetapan NTB–NTT sebagai tuan rumah akan terbit dalam dua hingga tiga hari ke depan, karena komunikasi langsung dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga sudah dilakukan,” imbuhnya.
Lebih lanjut, Miq Iqbal menegaskan bahwa kepastian tersebut harus menjadi momentum kebersamaan seluruh elemen masyarakat. “Kami pastikan PON XXII 2028 digelar di NTB dan NTT,” tegas Gubernur Iqbal.
“Harapan kami, seluruh masyarakat dan pemangku kepentingan saling menguatkan agar penyelenggaraan PON berjalan sukses dan memberikan dampak positif bagi pembangunan daerah,” demikian ia menambahkan. (*)













