
NUSRAMEDIA.COM — Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) Kabupaten Sumbawa menargetkan penyuntikan 12.500 dosis vaksin Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) tahap pertama rampung sebelum memasuki Ramadan 1447 Hijriah.
Langkah percepatan ini dilakukan untuk memastikan kondisi sapi dan kerbau tetap sehat di tengah meningkatnya kebutuhan ternak menjelang bulan suci.
Kepala Disnakeswan Kabupaten Sumbawa, Syaifuddin, melalui Kepala Bidang Kesehatan Hewan (Keswan), Rini Handayani, menegaskan bahwa vaksinasi menjadi prioritas pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas kesehatan ternak.
“Sebanyak 12.500 dosis vaksin PMK tahap pertama kami targetkan tuntas sebelum Ramadan. Setelah itu, kami akan kembali memperoleh tambahan vaksin untuk memperluas cakupan perlindungan,” ujar Rini diruang kerjanya.
Pelaksanaan vaksinasi telah dimulai sejak pekan lalu dan dilakukan secara bertahap di sejumlah kecamatan. Strategi ini diterapkan untuk memastikan distribusi vaksin berjalan efektif, tepat sasaran, serta menjangkau wilayah dengan populasi ternak yang tinggi.
Menurut Rini, percepatan vaksinasi merupakan langkah antisipatif guna menekan potensi penyebaran PMK yang memiliki tingkat penularan cepat. Meski demikian, ia menekankan bahwa penyakit tersebut dapat dikendalikan apabila deteksi dan penanganan dilakukan sejak dini.
“Kami mengimbau masyarakat tidak panik. PMK memang cepat menular, tetapi dapat diobati dan dikendalikan jika ditangani dengan cepat dan tepat,” jelasnya.
■ Tambahan Vaksin dari Pusat
Selain dukungan pemerintah daerah, pasokan vaksin dari pemerintah pusat juga terus diperkuat. Setelah tahap pertama rampung, Provinsi Nusa Tenggara Barat dijadwalkan menerima tambahan 35.000 dosis vaksin untuk memperluas perlindungan ternak di berbagai kabupaten/kota.
Disnakeswan Sumbawa pun mengajak para peternak untuk berperan aktif menyukseskan program ini. Kerja sama peternak dinilai penting agar proses vaksinasi berjalan lancar dan efisien.
“Ketika petugas turun ke lapangan, kami mohon kerja sama peternak untuk menyiapkan sapi maupun kerbau di lokasi yang mudah dijangkau,” kata Rini.
Seluruh layanan vaksinasi PMK diberikan secara gratis. Peternak yang ingin mendaftarkan ternaknya dapat menghubungi Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) terdekat di wilayah masing-masing.
Dengan percepatan vaksinasi ini, Pemerintah Kabupaten Sumbawa berharap ketahanan kesehatan ternak tetap terjaga, distribusi hewan ternak aman, serta memberikan rasa tenang bagi para peternak dalam menghadapi momentum hari besar keagamaan. (*)













