Kepala SMPN 1 Unter Iwis A Rahman Semba (kedua dari kanan) didampingi Abdul Muis Pegawai TU SMPN 1 Unter Iwis. (Ist)
Kepala SMPN 1 Unter Iwis A Rahman Semba (kedua dari kanan) didampingi Abdul Muis Pegawai TU SMPN 1 Unter Iwis. (Ist)

NUSRAMEDIA.COM — Sebanyak 23 hasil karya Projek Penguatan Profil Penguatan Pelajar Pancasila (P5) dari SMPN 1 Unter Iwes ditampilkan dalam Pameran Temporer yang digelar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sumbawa melalui UPT Museum Daerah, pada Senin (27/2/23).

Adapun berbagai karya siswa tersebut diantaranya, koran bekas yang dijadikan miniatur pesawat, kapal laut dan keranjang bunga. Kemudian ada miniatur rangap (alat pemotong padi jaman dahulu) dan tolang linung yang dijadikan cendera mata gantungan kunci.

Hiasan vas bunga dari olahan botol bekas, sendok plastik, kertas nasi dan stick es krim. Toples yang terbuat dari botol bekas dan tempat pensil/pulpen dari kaleng rokok.
Tak hanya itu, ada pula karya kerajinan pakaian adat Sumbawa yaitu sapu alang, cipo cila dan lamung pene.

Baca Juga:  DPRD Sumbawa Minta Distribusi "Gas Melon" Dibongkar Ulang

Termasuk Panisir yang menjadi karya unggulan SMPN 1 Unter Iwes dengan ragam hias kemang satange. Ada juga lampion dari stik es krim, dompet dari kain perca, boneka dan taplak dari benang wol, serta batik dengan teknik jumputan. “Pertama yang jadi andalan kita panisir, itu dibuat oleh anak-anak dan rencana itu juga akan kita gunakan untuk di sekolah,” kata A Rahman Semba selaku Kepala SMPN 1 Unter Iwis.

“Kemudian ada juga miniatur rangap yang saat ini sudah jarang dikenal. Jadi melalui ajang ini kami juga ingin mengenalkan kembali alat-alat yang digunakan oleh masyarakat dulu,” sambung pria yang dikenal santun dan ramah ini kepada wartawan di Sumbawa.

Baca Juga:  Gubernur NTB Pantau Langsung Harga Bapok di Pasar Brang Biji

Dikatakannya, karya yang dihasilkan oleh para siswa ini tidak lepas dari bimbingan dari para guru dan pegawai di SMPN 1 Unter Iwes. Karena itu, ia sangat mengapresiasi atas bimbingan yang diberikan tersebut.
“Yang buat anak-anak,” tutur A Rahman Semba.

“Namun tetap melalui bimbingan para guru dan pegawai kita. Tentu kreatifitas ini tentu saya salut dan mengapresiasi,” sambung mantan Kepala SMPN 1 Labuhan Badas tersebut mengungkapkan. Kedepan, pihaknya berharap hasil karya dari siswa ini semakin berkembang. Sehingga dapat menjadi wirausaha dari SMPN 1 Unter Iwes.

Baca Juga:  Gubernur NTB Serukan Gerakan Tanam Pohon

“Harapannya karena ini bagian dari program sekolah, mungkin kedepan kita bereharap kepada teman-teman guru, anak-anak agar lebih bisa berkreasi. Kemudian harapan saya bisa menjadi wirausaha sekolah,” demikian A Rahman Semba. (red)