
NUSRAMEDIA.COM — Suasana haru, syukur, dan kebahagiaan menyelimuti halaman Kantor Bupati Sumbawa saat Pemerintah Kabupaten Sumbawa menyambut kepulangan Jamaah Haji Kloter 14 musim haji 1447 Hijriah/2026 Masehi, Sabtu (20/6/2026). Setelah menunaikan rangkaian ibadah di Tanah Suci, ratusan jamaah akhirnya kembali ke Tanah Samawa dan disambut hangat oleh pemerintah daerah, keluarga, serta masyarakat.
Acara penyambutan dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, didampingi istri, Dra. Hj. Sudarti Mohamad Ansori, serta dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala perangkat daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan keluarga jamaah haji.
Rangkaian kegiatan diawali dengan doa syukur yang dipimpin oleh H. Mustaram, jamaah haji asal Kecamatan Moyo Utara, sebagai ungkapan terima kasih atas kelancaran pelaksanaan ibadah haji dan kepulangan para tamu Allah SWT ke kampung halaman.
Dalam laporannya, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Sumbawa, H. Ardi Suzami, S.EI., M.M.Inov, menyampaikan bahwa penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026 menjadi momentum bersejarah karena untuk pertama kalinya dilaksanakan di bawah Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia.
Ia menjelaskan bahwa Kloter 14 yang terdiri dari jamaah asal Kabupaten Sumbawa, Kabupaten Bima, dan Kabupaten Sumbawa Barat berangkat melalui Embarkasi Lombok pada 9 Mei 2026. Dari total 330 jamaah yang diberangkatkan, dua jamaah asal Kabupaten Sumbawa wafat di Tanah Suci, yakni H. Muhammad Dewasi dari Kecamatan Lunyuk dan H. Beni Yasin dari Kecamatan Maronge.
Meski demikian, sebanyak 327 jamaah asal Kabupaten Sumbawa berhasil kembali ke Tanah Samawa dalam keadaan selamat. Sementara satu jamaah lainnya masih menjalani perawatan di Arab Saudi dan akan dipulangkan setelah kondisi kesehatannya membaik.
“Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Sumbawa atas dukungan dan pelayanan yang diberikan kepada jamaah haji sejak proses keberangkatan hingga pemulangan,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, secara resmi jamaah haji diserahkan kembali kepada Pemerintah Kabupaten Sumbawa untuk selanjutnya kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Sumbawa menyampaikan rasa syukur dan kebahagiaan atas kepulangan seluruh jamaah haji yang telah menyempurnakan rukun Islam kelima.
“Pemerintah Daerah dan seluruh masyarakat Sumbawa menyambut dengan penuh kebahagiaan kepulangan para jamaah haji. Semoga seluruh jamaah menjadi haji yang mabrur dan hajjah yang mabrurah,” ungkapnya.
Wakil Bupati juga memberikan penghormatan kepada para ulama, tokoh agama, guru ngaji, ustaz, ustazah, dan seluruh jamaah haji yang telah memperoleh kesempatan istimewa memenuhi panggilan Allah SWT ke Tanah Suci.
Menurutnya, kemabruran haji tidak cukup dimaknai sebagai gelar atau status semata, tetapi harus tercermin dalam perilaku dan pengabdian nyata di tengah masyarakat.
“Haji mabrur harus menghadirkan manfaat bagi keluarga, lingkungan, dan masyarakat. Nilai-nilai keikhlasan, kesabaran, persaudaraan, serta semangat ibadah yang diperoleh selama di Makkah dan Madinah hendaknya menjadi bekal untuk bersama-sama membangun Tanah Samawa yang kita cintai,” tegasnya.
Pada momen penuh khidmat tersebut, Wakil Bupati juga mengajak seluruh hadirin mendoakan dua jamaah haji asal Kabupaten Sumbawa yang wafat di Tanah Suci agar memperoleh rahmat, ampunan, dan tempat terbaik di sisi Allah SWT.
Selain itu, ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan ibadah haji, mulai dari proses keberangkatan, pendampingan selama di Tanah Suci, hingga pemulangan jamaah ke daerah.
“Pemerintah Daerah berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada jamaah haji. Apabila masih terdapat kekurangan, insya Allah akan menjadi bahan evaluasi untuk memberikan pelayanan yang lebih baik pada penyelenggaraan haji tahun-tahun mendatang,” katanya.
Acara penyambutan ditutup dengan suasana penuh kehangatan ketika Wakil Bupati bersama jajaran pemerintah daerah menyalami satu per satu jamaah haji yang baru tiba. Tangis haru keluarga, senyum bahagia para jamaah, dan lantunan doa menjadi gambaran syukur atas kepulangan para tamu Allah SWT ke Tanah Samawa.
Kepulangan para jamaah haji diharapkan tidak hanya menjadi kebahagiaan bagi keluarga, tetapi juga membawa energi positif bagi kehidupan sosial kemasyarakatan. Dengan semangat kemabruran yang tertanam, para jamaah diharapkan menjadi teladan dan penggerak nilai-nilai kebaikan, persatuan, serta pembangunan moral dan spiritual masyarakat Kabupaten Sumbawa. (*)













