Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat, Dr Hj Sitti Rohmi Djalilah (kiri)

NUSRAMEDIA.COM — Wakil Gubernur NTB Sitti Rohmi Djalilah menghadiri Rapat Asistensi Kegiatan Dekonsentrasi Pelaksanaan Tugas dan Wewenang Gubernur sebagai Wakil Pemerintah Pusat yang berlangsung di Hotel Golden Palace, Rabu (27/7).

“Kami berharap rapat pada hari ini bisa berjalan dengan efektif dan membawa kebermanfaatan. Karena memang banyak sekali hal-hal yang harus kita improve kedepan,” kata orang nomor dua di NTB tersebut.

Dikatakannya, Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) harus dimanfaatkan sebaik mungkin dengan dibarengi Petunjuk Pelaksanaan (Juklak) dan Petunjuk Teknis (Juknis). Sehingga, tidak ada alasan bagi daerah untuk menunda penggunaan anggaran tersebut.

Baca Juga:  Bersama Hiu Paus di Teluk Saleh, Cara Unik Johan Rosihan Rayakan Milad PKS ke-24

“Kita sangat butuh anggaran dari pusat, sehingga bagaimana anggaran-anggaran dari pusat dapat kita manfaatkan sebaik-baiknya,” demikian ungkap singkat Ummi Rohmi kerap Wagub NTB disapa.

Sementara itu, Direktur Dekonsentrasi, Tugas Pembantuan dan Kerjasama, Kemendagri RI, Prabawa Eka Soesanta membahas terkait instrumen Gubernur sebagai Wakil Pemerintah Pusat (GWPP). Dimana akan dibentuk instrumen untuk menilai kerja GWPP dan pada Tahun 2023.

Sehingga nantinya akan diberikan sebuah penghargaan dari Presiden untuk Gubernur yang melaksanakan tugas GWPP terbaik. “Tahun 2023, seluruh kewenangan GWPP harus dilakukan semua oleh satuan kerja (pemerintah daerah),” katanya.

Baca Juga:  Tabrakan KRL-Agro Bromo di Bekasi Timur, Abdul Hadi Desak Evaluasi Total

“Dengan mengoptimalkan anggaran yang ada dan akan ada award dari Presiden untuk Gubernur yang melaksanakan tugas GWPP terbaik pada awal tahun 2023,” demikian ia menambahkan. (red)