NASIONAL

NTB Borong Penghargaan STBM Award 2022 dari Kemenkes RI

103
Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat, Dr Hj Sitti Rohmi Djalilah saat menerima penghargaan STBM Award 2022 dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI di Jakarta. (Ist)

NUSRAMEDIA.COM — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Nusa Tenggara Barat bersama sembilan (9) Kabupaten/Kota lainnya di NTB berhasil memborong penghargaan bidang kesehatan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) Award 2022 dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI.

Mewakili Gubernur NTB Zulkieflimansyah, Wakil Gubernur NTB Sitti Rohmi Djalilah menerima anugerah penghargaan STBM Award kategori percepatan 100 persen SBS (stop buang air sembarangan). Penghargaan itu diserahkan langsung oleh Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono.

Yakni tepatnya di Recovery Hotel Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta pada Rabu 23 November 2022. Kemenkes RI menilai Pemprov NTB berhasil mendorong Kabupaten/Kota dalam memobilisasi masyarakat untuk terlibat dalam mempertahankan layanan sanitasi berbasis masyarakat tahun 2022.

Selain Pemprov, adapun sembilan (9) Pemerintah Kabupaten/Kota di NTB yang juga mendapatkan penghargaan serupa. Yaitu Kabupaten Sumbawa, Kabupaten Dompu, Kabupaten Bima, Kota Bima. Kemudian Kabupaten Lombok Barat, Kabupaten Lombok Tengah, Kabupaten Lombok Timur, Kabupaten Lombok Utara dan Kota Mataram.

Baca Juga:  Hadiri Rakor di Bali, Khairul Akbar Paparkan Upaya Penanggulangan PMK di NTB

Sedangkan untuk Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) sudah lebih dulu mendapatkan penghargaan tersebut dari Kemenkes RI pada 2021 lalu. Bahkan KSB merupakan satu-satunya kabupaten di Indonesia yang berhasil menuntaskan 5 Pilar STBM. Capaian KSB itupun mendapat apresiasi langsung dari Gubernur dan Wagub NTB.

Direktur Jenderal Pengendalian Penyakit (P2P) Maxi Rein Rondonuwu mengatakan, bahwa penghargaan kesehatan lingkungan STBM Award dan penyehatan pangan diberikan Kemenkes RI kepada pemprov, pemkab/pemkot, penyelenggara bandara, sekolah, sanitarian terbaik, kepala desa dan natural leader untuk percepatan ODF (Open Defecation Free) atau SBS 2022.

Baca Juga:  Johan Salurkan Puluhan Ton Bibit Jagung Untuk 9 Kecamatan di Bima

Penghargaan yang diberikan ini dalam rangkaian peringatan HUT ke 58 Hari Kesehatan Nasional (HKN) serta percepatan transformasi kesehatan. “Kemenkes memberikan penghargaan sebagai salah satu bentuk advokasi dan meningkatkan komitmen pembinaan,” katanya.

“Untuk mendorong, menstimulasi keberhasilan penyelenggaraan program penyehatan lingkungan serta apresiasi terhadap kinerja petugas, institusi dan pemerintah daerah,” sambung Direktur Jenderal Pengendalian Penyakit (P2P) Maxi Rein Rondonuwu.

Sementara untuk penghargaan bidang kesehatan lingkungan yang diberikan antara lain adalah, penghargaan pelabuhan dan bandar udara sehat (PBUS), penghargaan sanitasi total berbasis masyarakat (STBM) Award, penghargaan penyelenggaraan kesehatan lingkungan rumah sakit, dan penghargaan sentra pangan jajanan/kantin yang memenuhi sarat hygiens sanitasi.

Baca Juga:  Dwi Sudarsono Resmi Dilantik Jadi Kepala Ombudsman NTB

Oleh karenanya, Wakil Gubernur NTB Sitti Rohmi Djalilah menyampaikan terimakasih dan apresiasi kepada Kementerian Kesehatan RI yang telah memberikan penghargaan untuk Pemerintah Provinsi NTB dan 9 kabupaten/kota di NTB atas pelaksanaan program STBM.

Penghargaan ini, menurut Wagub, akan jadi motivasi pemerintah daerah untuk terus mendorong dan memobilisasi masyarakat agar lebih memahami dan melakukan perilaku yang higenis dan sanitasi yang sehat dalam kehidupan sehari-hari.

Untuk diketahui, 5 Pilar Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) adalah Stop Buang Air Besar Sembarangan (SBS), Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS), Pengolahan Air Minum dan makanan di Rumah Tangga (PAM-RT), Pengemasan Sampah Rumah Tangga (PS-RT), dan Pengemasan Limbah Cair Rumah Tangga (PLC-RT). (red) 

Artikel sebelumyaDari Sembilan Fraksi di DPRD NTB, Hanya F-BPNR yang Membacakan Pandangan Umum
Artikel berikutnyaKomisi V DPRD Minta Penjelasan TAPD Soal Anggaran Dikbud NTB