NASIONAL

IKP2MI Sumbawa Sambangi BP2MI Pusat

125
Keterangan Foto : H Muhammad Syafruddin atau bisa dipanggil HMS (kedua dari kiri baju batik), Ketua BP2MI Pusat Benny Ramdhani (ketiga dari kiri baju biru) dan Ketua Dewan Pembina IKP2MI Boris Syaifullah (keempat dari kiri baju putih)

NUSRAMEDIA.COM — Pengurus Ikatan Purna Pekerja Migran Indonesia (IKP2MI) Cabang Sumbawa bersilaturahim dengan Ketua dan Jajaran Pimpinan Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), Kamis (21/4) lalu di Jakarta.

Pertemuan antara Pengurus IKP2MI Cabang Sumbawa dengan BP2MI Pusat itu bertujuan untuk berdialog terkait pengiriman Pekerja Migran Indonesia (PMI) dari Pulau Sumbawa secara mandiri ke Korea Selatan.

Silaturahim yang berlangsung hangat tersebut, difasilitasi oleh Boris Syaifullah selaku Ketua Dewan Pembina IKP2MI. Adanya pertemuan yang dilangsungkan itu juga dibenarkan oleh Boris Syaifullah, Jum’at (22/4) kemarin.

Hadir dikesempatan itu, Ketua BP2MI Pusat Benny Ramdhani, Direktur Penempatan Kawasan Amerika dan Pasifik Yana Anusasana Dharma Erlangga. Kemudian anggota DPR RI asal Dapil NTB 1 Pulau Sumbawa, H Muhammad Syafruddin (HMS).

Menurut Boris Syaifullah, dalam pertemuan itu banyak hal yang dibahas. Antara lainnya, terkait fokus rencana pengiriman Migran Mandiri dengan membuka bidang baru yaitu pertanian.

Baca Juga:  Pemda Sumbawa Siapkan Dua Sumber Air Bersih

Kehadiran dan perhatian HMS sebagai wakil rakyat, kata Boris Syaifullah yang juga merupakan Pengurus Kamar Dagang dan Industri (Kadin) untuk Wilayah Asia dan Pasifik ini, cukup membantu upaya tersebut.

“Kedepan pengiriman PMI dapat langsung dari wilayah setempat (Sumbawa) ke Korea Selatan. Mengingat NTB sudah memiliki Balai Latihan Kerja (BLK) yang diperlukan untuk calon migran. Fungsi BLK ini dapat dimaksimalkan,” ujarnya kepada media ini.

Disisi lain yang tak kalah pentingnya dengan adanya langkah yang dilakukan pihaknya itu, juga dimaksudkan untuk meminimalisir pengiriman tenaga migran illegal dan non skill. Sebab, tak jarang mendatangkan persoalan.

“Upaya ini juga guna menekan pengiriman tenaga migran illegal dan non skill yang sering mendatangkan masalah bagi pekerja,” kata CEO BorSya Group tersebut.

Baca Juga:  Johan Desak Pemerintah Hadir Selesaikan Konflik Agraria Sektor Perkebunan

“Untuk maksud tersebut, BP2MI menyarankan kepada IKP2MI untuk menginsiasi penandatanganan kesepahaman bersama (MoU) antara Pemerintah Kabupaten Sumbawa dengan BP2MI,” imbuh Boris Syaifullah.

Ditegaskannya, kerjasama yang terbangun itu bisa berbentuk Government to Government (G2G) yaitu pemerintah daerah dengan pemerintah Korea.

“Sehingga, calon PMI asal Sumbawa tamatan SMK misalnya, tidak perlu repot melalui Jakarta berangkat, tetapi langsung dari Sumbawa. Bahkan bisa dalam bentuk lain bisa jadi mandiri atau pemagangan,” kata pengusaha muda sukses asal Sumbawa ini.

Untuk diketahui, pihak BP2MI dikesempatan itu pula mengapresiasi Boris Syaifullah yang juga merupakan mantan PMI Korea yang telah mendirikan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) khusus Fiber Optic di Kabupaten Sumbawa, NTB.

Menurut mereka, hal itu penting agar dapat dilakukan penempatan tenaga skill di negara lain. Kedepan, SMK BorSya Telekomunikasi (BSTel) Sumbawa itu juga diminta untuk memasukan program Bahasa Inggris dan Korea. Ini lantaran dianggap cukup penting.

Baca Juga:  Johan Desak Pemerintah Hadir Selesaikan Konflik Agraria Sektor Perkebunan

Selain itu, disampaikan pula rencana BP2MI untuk melakukan sosialisasi dan kunjungan ke Sumbawa dan Bima. Ini dalam rangka membagikan sembako di daerah tersebut masing-masing 500 paket. Giat ini akan berlangsung mulai dari 13 hingga 16 Mei 2022.

“Untuk itu, saya mengimbau kepada seluruh PMI di Pulau Sumbawa agar dapat hadir dan memberikan dukungan pada acara tersebut. Dan mendengar langsung dari Ketua BP2MI mengenai sejumlah program perlindungan PMI di luar negeri,” demikian ajak Boris Syaifullah.

Sekedar informasi, pada pertemuan itu pula Boris Syaifullah didampingi oleh Ketua Umun IKP2MI Sumbawa Agus Salim, Sekretaris Umum IKP2MI Sumbawa Mustakim dan Bendahara Umum IKP2MI Sumbawa, Abdul Majid. (red) 

Artikel sebelumyaKetua DPRD Sumbawa Dorong Pemda Bentuk Satgas : “Harus Lebih Agresif Lakukan Pengawasan”
Artikel berikutnyaMobil Pickup Dilarang Angkut Pemudik